Menuju Gua Haji Mangku atau Blue Cave

Masih seputar Pulau Maratua tapi aku enggak akan ngebahas Maratua Paradise Resort lagi, melainkan sebuah tempat wisata yang lokasinya enggak jauh dari Maratua Paradise Resort, namanya adalah Gua Haji Mangku atau Blue Cave.
Sebelum membahas lebih lanjut, aku mau kasih tau cara menuju tempat ini. 
Ada 2 cara untuk menuju lokasi ini, yaitu;
Pertama kalau seandainya titik poin di Maratua Paradise Resort, kalian cukup menyewa motor penduduk lokal yang lokasinya berada di belakang resort setelah itu  arahkan motor menelusuri Kampung Payung-Payung (+/- 15 menit) lalu lanjutkan dengan berjalan kaki di pinggir pantai kemudian kalian akan menemukan sebuah jalan masuk ke dalam hutan dimana Gua Haji Mangku berada. Enggak perlu takut nyasar karena pihak penyewa motor akan mendampingi kalian sebagai guide.
Kedua jika kalian enggak bisa naik motor sebenarnya bisa minta tolong kepada rental motor tersebut untuk menjadi "ojek" kalian tapi kalo sampai enggak ada ojek cara kedua adalah menggunakan boat. Boat akan berhenti di pinggir pantai dekat pintu masuk sebelum area tracking hutan. Biasanya cara ini digunakan oleh wisatawan yang berasal dari pulau lain, seperti Derawan, Berau, Nabucco, dll dan tentunya ini makan budget ya!


Saat itu gue menggunakan cara pertama yaitu sewa motor dikarenakan lebih murah dan ingin melihat suasana di Pulau Maratua.

Motor di parkir setelah menelusuri Kampung Payung-Payung. Kemudian aku, teman-teman, dan guide melanjutkan berjalan kaki di pantai sebelum akhirnya masuk ke dalam hutan. Cukup dekat sekitar 10 menit untuk tiba di Gua Haji Mangku. Setibanya di lokasi, si guide berkata "kita sudah tiba di Gua Haji Mangku" tapi begitu aku lihat sekeliling _hmm, yang mana gua nya? yang ada hanya sebuah 'kolam' air dengan ketinggian sekitar 5meter dari kami berada hingga tiba di air itu._

Kemudian guide melanjutkan pembicaraan, sambil menunjuk "disana gua nya, kalo kalian mau, kalian bisa lompat dari sini." WOWW, Serentak aku dan teman-teman menolak tawaran tersebut karena ketakutan. Untungnya guide kami baik, jadi kami di bawa masuk melalui mulut gua agar bisa menikmati Gua Haji Mangku.


Setibanya di mulut gua, aku pikir bisa langsung berenang eh, ternyata harus lompat juga. Jujur, takut banget karena harus lompat diantara karang-karang yang berada di mulut gua. Salah-salah bisa berakibat fatal #tepokjidat. Tapi untungnya enggak setinggi tempat yang pertama kali kami temui.

Adegan "tunjuk-tunjukkan" dimulai!!!
"kamu duluan deh"
"kamu aja"
"kamu dulu baru aku"

Karena takut, aku melancarkan sebuah jurus "pokoknya aku belakangan ya, soalnya aku mau foto dan videoin kalian lompat" dan YESSSS jurus itu berhasil ;p.
Setelah semua teman lompat, giliranku tiba. Ingin rasanya cuma melihat dari kejauhan saja tapi masa udah jauh-jauh enggak main air. Dengan sisa keberanian yang dimiliki aku memberanikan diri dan BYurrr... Sensasi pertama adalah GOKIL, airnya super duper dingin. Menembus hingga ke tulang rasanya (hiperbola) ;p. 

Kamipun melanjutkan berenang melalui celah gua dan tibalah di tempat dimana "kolam" yang pertama kami lihat. Jadi untuk menikmati Gua Haji Mangku ada 2 cara, yaitu lompat dari 'kolam' yang tinggi atau mulut gua yang notaben nya lebih rendah dari tempat pertama. Tergantung seberapa besar kalian ingin menguji adrenalin.
Mulut gua yang tembus ke "kolam"
Nyatanya, Gua Haji Mangku bukanlah gua seperti pada umumnya yang gelap dan penuh kelelawar melainkan sebuah 'kolam' air yang sangatttt dalam. Terdapat embel-embel gua karena untuk masuk ke dalam 'kolam' ini terdapat sebuah lubang besar yang menyerupai gua.

Pemberian nama Gua Haji Mangku ini bukan tidak beralasan. Kalo mendengar kabar yang beredar yang menemukan  gua ini adalah Pak Haji Mangku, itu sebabnya dinamakan Gua Haji Mangku. Meskipun demikian banyak juga yang menyebutnya dengan Blue Cave karena gua ini merupakan sebuah 'kolam' air yang sangat jernih dan berwarna biru, saking jernihnya sinar matahari pun masuk menembus ke dalam air.


Note untuk yang mau melakukan perjalanan ke tempat ini :


– Untuk penyewaan motor kalian bisa bertemu dengan penduduk lokal langsung. Kalo enggak ketemu coba tanya pihak MPR, mereka akan membantu mencarikan.
– Kalo enggak bisa berenang tapi mau main air, jangan lupa bawa life jacket ya.

- Bawa air minum

- Berhati-hati ketika melompat dan perhatikan jarak lompatan.

Budget Per Juni 2015 :


– Sewa Motor : Rp. 50.000-100.000/Motor

– Guide : Rp 100.000

TAKE NOTHING BUT PICTURES
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
KILL NOTHING BUT TIME

ENJOY THE TRIP !!! ^^

3 Komentar

  1. Kalo Sigit nyebur duluan pasti aku tanya,"Sigit, itu dalem gak sih?" Wakakak. Tapi airnya jernih juga yak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalammmm banget Ren.. aku tuh pas berenang gak bisa liat dasarnya jadi agak parno hehe..
      Jernih banget itu..

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus